Kita pernah lahir dengan tangis dan keringat yang sama, kita yang dibesarkan oleh pengalaman, kita yang ditempa oleh kesulitan, dan kita yang disatukan oleh tujuan. Dalam kesederhanaan dan keterbatasan, kita masih memiliki kekayaan persaudaraan. Kau tak perlu takut, kau hanya cukup katakan, "Yang kita butuhkan darah, keringat dan air mata untuk selalu bersama".
Senin, 25 Agustus 2025
Simpul dan Ikatan: Seni Kecil di Balik Perjalanan Besar
Rabu, 30 Juli 2025
Laporan Perjalanan Kegiatan Pendakian Puncak Junghuhn, Gunung Malabar
Pengalaman perjalanan oleh: Angkatan Pijar Kaldera dan Riuh Kina
Penulis: Hilwa `Dali`
Editor: Razzan `Peru`
Senin, 16 Juni 2025
Laporan Explore Curug Dago
Tempat | Curug Dago | |
Waktu | Hari | Sabtu |
Tanggal | 27 Januari 2024 | |
Jam | 09.00 - Selesai | |
Anggaran Biaya | Transportasi | 3 unit motor |
Simaksi | 6 orang x Rp5.000,00 = Rp30.000,00 | |
Parkir | 3 motor x Rp5.000,00 = Rp15.000,00 | |
Perjalanan Kegiatan |
Curug Dago berlokasi di Desa Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat. Lokasi Curug Dago memang cukup tersembunyi karena berada di daerah Bukit Dago dalam kawasan Taman Hutan Raya di Jalan Ir H Djuanda. Simaksi untuk mengunjungi Curug Dago sebesar Rp5.000,00/orang dan parkir kendaraan dapat di warung sebelum menuju Curug Dago dengan biaya Rp5.000,00/motor. Fasilitas di Curug Dago sudah memadai dengan adanya tempat duduk, warung, toilet yang berada di dekat warung, dan pagar pembatas di area curug. Awal titik kumpul kami yaitu di Masjid Istiqlal yang bertempat di jl. Babakan Loa dan estimasi waktu yang dibutuhkan untuk sampai di Curug Dago sekitar 1 jam perjalanan. Akses yang dilalui tidak dapat dilewati oleh mobil dikarenakan harus melalui gang terlebih dahulu. Setelah sampai kami harus membayar simaksi kepada Bapak pengelola Curug Dago dan biaya parkir kendaraan ke warung. Kemudian untuk mencapai tepat di Curug Dago kami tracking selama 5 menit dengan kondisi track yang sudah bagus disertai anak tangga yang mengarah untuk turun. | |
Sesampainya di curug akan disambut dengan peninggalan Sultan Thailand pada zaman dahulu yaitu sebuah kuil dan batu besar di dalamnya. Air yang dimiliki Curug Dago akan terlihat kurang indah saat musim hujan karena akan berwarna coklat, tetapi saat pagi akan terlihat berwarna biru dan bersih. Aura di curug ini agak menyeramkan karena biasanya dipakai untuk persembahan, namun alamnya masih asri dan dapat dinikmati oleh pengunjung. Curug Dago ramai saat di pagi hari dengan pengunjung yang suka bersepeda. | |
Dokumentasi |
Penulis : Ghazi “Ala”
Editor : Aca “Skupi”
Sabtu, 14 Juni 2025
Pentingnya Manajemen Perjalanan Dalam Pendakian
Rabu, 23 April 2025
Keselamatan di Gunung: Teknik Dasar pendakian yang wajib Diketahui

Mountaineering merupakan kegiatan alam bebas salah satunya pendakian dengan berbagai tantangan medan. Tujuannya bukan hanya mencapai puncak, tetapi juga kembali dengan selamat. Berikut teknik dan persiapan dasar yang wajib diketahui:
1. Teknik Dasar Keselamatan
– Self-Arrest Digunakan saat tergelincir di jalur curam atau licin. Gunakan tangan, lutut, atau trekking pole untuk menghentikan laju jatuh. Umum diterapkan di gunung seperti Merapi atau Semeru.
– Crevasse Rescue Lokal Meski tak ada es, teknik ini berguna saat rekan jatuh ke jurang kecil atau parit. Gunakan tali, simpul, atau alat bantu untuk mengevakuasi korban—sering diterapkan di Gunung Salak atau Lawu.
– Self-Rescue Kemampuan bertahan saat terpisah dari tim atau terluka ringan. Termasuk membuat bivak darurat, mencari sumber air, dan menggunakan peluit untuk meminta bantuan.
2. Persiapan Sebelum Pendakian
– Fisik dan Mental
Hiking bukan hanya soal kekuatan fisik, tapi juga kesiapan mental. Latih fisik dengan jogging atau jalan kaki secara rutin sebelum mendaki. Selain itu, siapkan mental untuk menghadapi kondisi cuaca ekstrem, jalur terjal, atau kemungkinan tersesat.
– Riset Gunung dan Jalur Pendakian
Cari tau tingkat kesulitan, kondisi cuaca, estimasi waktu pendakian, dan titik-titik penting seperti sumber air atau pos
peristirahatan. Informasi ini akan membantu dalam menyusun
strategi perjalanan dan meminimalisir risiko.
– Gunakan Perlengkapan yang Tepat
Keselamatan juga bergantung pada perlengkapan yang digunakan. Manajemen Waktu dan Energi Jangan terlalu memaksakan diri untuk cepat sampai ke puncak. Jaga ritme pendakian, istirahat secara berkala, dan pastikan tubuh tetap terhidrasi. Ambil satu langkah ke depan saat Anda menarik napas dan langkah lain saat Anda menghembuskan napas. Jika
ada lereng yang curam, naik satu langkah ke atas bernapas 2-3 kali lalu ambil langkah lain.
Beberapa barang yang wajib dibawa antara lain:
1. Sepatu gunung dengan grip yang baik
2. Jaket tahan air dan dingin
3. Headlamp atau senter
4. P3K
5. Peralatan Navigasi
6. Makanan dan air yang cukup
7. Peralatan Survival dsb
– Manajemen Waktu dan Energi
Jangan terlalu memaksakan diri untuk cepat sampai ke puncak. Jaga ritme pendakian, istirahat secara berkala, dan pastikan tubuh tetap terhidrasi. Ambil satu langkah ke depan saat Anda menarik
napas dan langkah lain saat Anda menghembuskan napas. Jika
ada lereng yang curam, naik satu langkah ke atas bernapas 2-3 kali lalu ambil langkah lain.
3. Patuhi Etika dan Peraturan Gunung
Gunung bukan tempat untuk uji nyali atau adu keberanian. Hormati alam, jangan buang sampah sembarangan, dan ikuti semua aturan yang berlaku di area pendakian.
Keselamatan adalah pondasi utama dalam setiap pendakian. Menguasai teknik dasar seperti self-arrest dan self-rescue, mempersiapkan fisik dan perlengkapan, serta memahami jalur pendakian adalah langkah krusial untuk meminimalisir risiko. Jangan abaikan etika dan peraturan gunung karena tujuan sejati bukan hanya mencapai puncak, tapi juga kembali dengan selamat.