Selasa, 24 Juni 2025

Laporan Explore Curug Aseupan

Tempat

Curug Aseupan

Waktu

Hari

Sabtu

Tanggal

13 September 2025

Jam

08.00 - Selesai

Anggaran Biaya

Transportasi

7 Unit Motor

 

Simaksi

- 14 x Rp20.000,00 = Rp280.000,00 (Simaksi Curug Tilu Leuwi Opat

- 11 x Rp10.000,00 = Rp110.000,00 (Simaksi Curug Aseupan)

Parkir

7 Motor x Rp2.000,00 = Rp14.000,00

Perjalanan Kegiatan

   Curug Aseupan terletak di kawasan wisata Curug Tilu Leuwi Opat, Kabupaten Bandung Barat. Pada pukul 08.00 WIB kami berkumpul di papan panjat Rattle Snake untuk sarapan bersama sambil menunggu yang lain datang. Tepat pukul 08.45 WIB, rombongan yang berjumlah 14 orang, terdiri dari 11 perempuan dan 3 laki-laki ( 5 DPH dan 9 orang umum) berangkat menuju Curug Aseupan. Kegiatan explore kali ini diikuti oleh mahasiswa baru TLM yang ingin menikmati keindahan curug bersama  Rattle Snake.

     Perjalanan menuju Curug Aseupan melewati jalur Curug Tilu Leuwi Opat. Saat memasuki gang menuju kawasan curug, kami membayar biaya sebesar Rp2.000,00 per motor. Jalan yang dilalui cukup berbatu, namun kami berhasil sampai di gerbang wisata untuk membayar tiket masuk sekaligus biaya parkir. Setelah memarkirkan motor, kami bersiap melakukan trekking. Sebelum memulai perjalanan, kami sempat menanyakan jalur kepada pengelola dan mendapatkan penjelasan yang cukup jelas.

     Trekking dimulai dengan menyusuri jalur yang landai, melewati dua curug terlebih dahulu. Di sepanjang perjalanan tersedia beberapa gazebo yang dapat digunakan untuk beristirahat maupun berkemah. Pemandangan alam yang tersaji sangat menakjubkan, termasuk leuwi dengan dinding batu serta jembatan yang kami lewati. Setelah kurang lebih 15 menit berjalan, kami tiba di Curug Kacapi yang saat itu sedang digunakan untuk kegiatan canyonering. Kami berhenti sejenak untuk menikmati keindahan curug tersebut, berfoto, sekaligus menyaksikan aktivitas canyonering yang cukup menarik.

     Karena tujuan utama kami adalah Curug Aseupan, perjalanan dilanjutkan dengan menaiki tangga menuju kawasan curug. Sebelum masuk, kami diwajibkan membayar biaya simaksi sebesar Rp10.000,00 per orang. Hanya para perempuan yang melanjutkan perjalanan, sementara tiga laki-laki menunggu di warung dekat Curug Kacapi. Setelah membayar simaksi, kami memasuki kawasan Curug Aseupan dengan hati-hati karena debit air cukup deras. Sesampainya di lokasi, kami langsung mengabadikan momen dengan berfoto. Tanpa terasa, hampir dua jam kami habiskan untuk menikmati suasana dan berfoto di sekitar curug, hingga akhirnya kami pun turun,

     Kami kemudian bergabung kembali dengan laki-laki yang menunggu di gazebo. Di sana, kami menyantap bekal sambil berbincang mengenai kehidupan kampus. Setelah dirasa cukup, kami bersiap pulang dan melakukan trekking kembali menuju area parkir selama kurang lebih 10 menit. Pukul 13.30 WIB kami meninggalkan lokasi dan tiba kembali di papan panjat sekitar pukul 14.15 WIB. Kami pun beristirahat sambil menikmati jajanan ringan serta berbagi cerita mengenai pengalaman menyenangkan saat explore Curug Aseupan kali ini.

Dokumentasi


 

Penulis: Hilwa “Dali”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar